Find anything on DBL Indonesia

THERESIANA IS BACK!

dblindonesia.com - 13 August 2017 Small forward SMA Theresiana 1 Semarang, Ian Satrio Abhi Reiki mencoba merebut bola di laga versus SMA Taruna Nusantara kemarin. (Foto: Nurchamim/Radar Semarang)

PEMEGANG tiga kali gelar juara Honda DBL Central Java Series North Region, tim cowok SMA Theresiana 1 Semarang kembali menebar ancaman pada pesta bola basket pelajar terbesar di Indonesia musim ini.

Dalam laga perdana di Knights Stadium kemarin (12/8) Theresiana sukses menghentikan laju tim kuda hitam yang sekaligus runner up musim 2016 yaitu SMA Taruna Nusantara Mag e l a n g dengan skor meyakinkan 46-26.

Atas hasil tersebut tim cowok Theresiana membuka asa mereka untuk kembali meraih gelar juara seperti musim 2009, 2013 dan 2014 setelah absen juara di dua musim terakhir yaitu musim 2015 dan 2016 kemarin.

Anak-anak Theresiana nyaris tampil sempurna di laga perdana mereka versus Taruna Nusantara kemarin. drive cepat serta field goal tinggi membuat mereka langsung memimpin dengan skor 21-9 pada kuarter pertama.

Selain itu materi pemain yang hampir merata di semua kuarter tampak membuat Taruna Nusantara kesulitan mengembangkan permainan. Hal itu pula yang membuat Theresiana mampu unggul 30-12 dan 40-14 di kuarter kedua dan ketiga.

Taruna Nusantara sebenarnya bukan tanpa perlawanan. Firman Bill Clinton dkk juga mampu mengimbangi kecepatan Theresiana. Namun sayang banyaknya turnover yang dilakukan anak-anak  Taruna Nusantara membuat prosentasi field goal mereka cukup rendah di laga kemarin.

Juru taktik SMA Theresiana 1 Semarang Anggi Yahya mengatakan timnya berhasil memaksimalkan tembakan tiga angka serta cukup maksimal di bola rebound sehingga game kemarin berjalan cukup efektif.

“Di latihan memang kami terus berusaha memperbaiki akurasi tembakan terutama di tiga angka. Namun harus kami akui anak-anak sebenarnya bisa lebih maksimal lagi. Mudah-mudahan semakin membaik di pertandingan selanjutnya,” kata Anggi.

Di kubu Taruna Nusantara Magelang, head coach  Oktian Primanda mengakui timnya kalah pada finishing touch di duel kemarin,”Dari sisi mental kurang perfect saja. Selain itu kami juga kurang bisa memanfaatkan bola rebond,” katanya. (dan/bas)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments