Find anything on DBL Indonesia

Tiga Hari di Laut, Rombongan Pelajar Bajawa Ikutan Dribbling Camp

dblindonesia.com - 4 May 2018

SURABAYA – Penyelenggaraan DBL Academy Dribbling Camp ternyata jadi magnet yang besar nih buat para student-athlete yang ada di luar Surabaya. Nggak tanggung-tanggung, beberapa peserta ternyata berasal dari Indonesia Timur. Wah, kejutan banget kan?

Dalam DBL Academy Dribbling Camp yang diselenggarakan pada 27-29 April tersebut, terlihat rombongan siswi yang berasal dari Bajawa, Flores, NTT. Mereka adalah Indriana D.T.N Longa, Domingga Trinita Ida, Falentina Teku Soa, Maria Fransiska Utha, dan Maria Kristina Bebhe.

Mereka butuh waktu tiga hari lamanya menggunakan kapal untuk bisa menapakkan kaki di kota Pahlawan. Hebatnya, perjalanan panjang mereka tersebut dilatarbelakangi oleh satu tujuan sederhana, yaitu bisa mengenal dan merasakan segala hal tentang basket langsung di ibukota Basket Indonesia, kota Surabaya, dan di satu-satunya akademi basket professional di Indonesia, yakni DBL Academy. Bikin merinding nggak tuh?!

Kelimanya mengaku pengin bisa latihan dengan para coach professional, serta menjajal fasilitas basket bintang lima.

Indriana mengakui bahwa selama hari pertama camp, ia senang dengan semua materi latihan yang diberikan. Apresiasi lebih diberikannya kepada barisan coach yang berpengalaman, yang mampu membuat suasana menjadi fun tanpa mengurangi kualitas latihan. Ditambah perlakuan teman-teman campers lain yang sangat welcome kepadanya, membuat ia makin nyaman mengikuti camp melantun bola tersebut.

“Apa yang coach berikan, kami coba menerapkannya secara maksimal. Kami juga terus berlatih dengan keras dan lebih keras lagi untuk hasil yang lebih baik. Apalagi dibentuknya kelompok bisa membuat kami lebih jauh mengenal semua teman dari berbagai latar belakang lebih baik,” ucap Indri.

Dengan mengikuti Dribbling Camp ini, Indri punya mimpi untuk bisa menularkan ilmu yang ia dapatkan kepada pemain basket lain di Bajawa. Bahkan, lebih jauh dirinya pengin menularkan kegemarannya bermain basket kepada anak muda Bajawa yang masih awam dengan olahraga satu ini, meski fasilitas di tempat mereka sangat terbatas.

“Selama ini minat basket di Bajawa masih belum sebanding dengan fasilitas yang ada. Terutama dalam hal lapangan basket, karena kami selama ini latihan di outdoor dan kendalanya jika hujan kami tidak bisa latihan. Semoga fasilitas tentang basket dapat berkembang dan semakin maju,” lanjut siswa kelas XI itu.

Semoga aja niat baik dan impian mereka bisa terwujud ya gengs, Semangat! (alr/ash)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments