Find anything on DBL Indonesia

TIM PUTRI PATBHE KALAHKAN SAKA

dblindonesia.com - 8 October 2018 LEPAS: Forward SMAN 1 Kalasan Nadifa Asna Qonita (13) mencoba membendung forward SMAN 4 Jogja Christabel Geraldine Agustina (12).

JOGJAKARTA - HARI III Honda DBL D.I.Jogjakarta Series semakin seru. Tim basket putri SMAN 4 Jogjakarta (Patbhe) mengalahkan SMAN 1 Kalasan (Saka) dengan skor 31-4, Minggu (7/10). Saka baru pecah telur poin pada kuarter 3.

Pelatih Saka Bagas Satria Adi mengakui baru mulai mengembangkan permainan untuk mendapatkan feel game, langsung drop mentalnya menghadapi permainan lawan. ”Skill anak-anak masih kalah. Tapi yang penting mereka menikmati pertandingan, dibuat enjoy dan berusaha meraih poin,” ujar Bagas.

Pelatih Patbhe Aryo Rumbono menyebutkan, meskipun menang, pemainnya sempat nervous di awal kuarter. Selain juga masih meraba- raba menentukan bentuk permainan yang pas.

Pada laga tim basket putri SMAN Banguntapan 2 (Badu) sempat mengimbangi permainan SMAN 2 Ngaglik (Padmawidya). Setidaknya sampai kuarter kedua. Jarak poin kedua tim 9-7. Namun setelah rehat, situasi berubah. Scoreless di kuarter tiga dan hanya menambah dua poin di kuarter terakhir. Badu mengakui keunggulan Padmawidya 24-8.

Pelatih Badu Egi Wiyatmoko mengakui, anak asuhnya sempat bermain baik di dua kuarter awal. Namun fisik yang drop setelah hanya recovery sehari membuat kewalahan melayani permainan cepat dan terorganisir lawan.

”Anak-anak underestimate di akhir. Padahal awalnya peluang sama. Hasilnya kuarter 3-4 banyak di-turnover,” ungkapnya.

Kemenangan membuat puas pelatih Ngaglik M Irvan Salafi. Meskipun dia harus kehilangan salah satu pemainnya karena cedera. ”Attempt kami banyak, ada sekitar 20-an, tapi hanya 10 yang masuk,” tuturnya.

Sedangkan tim putri SMAN 6 Jogjakarta (Namche) tanpa kesulitan mengatasi SMA Muhammadiyah 1 (Muhi). Unggul dalam skill individu dan kerjasama tim, Kinandita Hayyu dkk menang 29-2.

Pelatih Namche Ahmad Latif Noor menilai penampilan anak asuhnya belum maksimal. Tanpa meremehkan lawan, dia menilai penyelesaian akhir masih kurang bagus.

Pelatih Muhi Surya Suprayogi mengatakan, setidaknya permainan anak asuhnya masih dapat lebih baik lagi. ”Anak-anak grogi banget, tidak dengar apa yang kami instruksikan. Cara main juga tidak sesuai instruksi,” tuturnya.

Sementara itu, laga tim basket putri di Grup B antara SMAN 1 Sewon (Smase) vs SMAN 1 Wates (Casello) tegang sampai kuarter akhir. Smase mengalahkan Casello dengan skor akhir 18-11.

Pelatih Casello, Resan Satria Arbi menyadari timnya masih banyak kekurangan. Terutama di defense. Selain itu dengan banyak pemain dari kelas X mereka masih menyesuaikan diri. Pelatih Smase, Totok Haryanta menyebutkan, three point di kuarter keempat menjadi titik balik timnya. Hal itu meningkatkan kepercayaan diri pemainya sehingga lebih tenang.

Pada pertandingan tim basket putri SMAN 1 Mlati (SM) vs SMAN 1 Banguntapan (Smaba) pada awal kuarter, SM mengawali poin lewat Maria Micell. Smaba mengalahkan SM dengan skor akhir 7-4.

Coach Smaba, Fredericus Fredi bersyukur bisa memenangi pertandingan. Sebab menurutnya pemainnya masih grogi pada awal laga. ”Kami sedikit beruntung dan bisa memaksimalkan free throw,” tuturnya.

Coach SM, Teduh Krisna Bestari menyayangkan keunggulan di awal yang tidak diteruskan. Apalagi field goal yang cukup banyak namun gagal dimaksimalkan.

”Anak-anak demam panggung, baru pertama ikut DBL. Tapi saya senang semangatnya saling support. Kompak,” ungkapnya. (riz/iwa/by)*

*Berita oleh Radar Jogja

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments