Find anything on DBL Indonesia

We Are Back

dblindonesia.com - 4 August 2018

SAMARINDA- COMEBACK apik ditunjukkan SMA 3 Samarinda. Absen pada turnamen edisi tahun lalu, kini mereka kembali dengan gaya. Seperti yang diprediksi sebelumnya, partai antara SMA 3 (Smaga) Samarinda kontra SMA 5 (Smala) Balikpapan pada game ketiga opening party Honda DBL East Kalimantan Series 2018, berlangsung seru. Bahkan dramatis.

Laga dimulai dengan potensi low score. Tidak banyak poin tercipta sejak kuarter pertama. Hanya, itu terjadi karenaketatnya persaingan perebutan bola antar pemain. Akhirnya, Smala Balikpapan sebagai juara Honda DBL East Kalimantan Series 2015 unjuk kekuatan. Kuarter pertama mereka tutup dengan keunggulan 7-4.

Smaga Samarinda bahkan terus-terusan dibuat tak berkutik. Dua kuarter berikutnya, Ashadi Ashar dkk masih kesulitan mengimbangi perlawanan tim delegasi Kota Beriman itu. Smaga baru bangkit pada kuarter terakhir. Poin demi poin diselingi pertahanan yang ciamik, mereka sukses membalikkan keadaan.

Pada kuarter terakhir, Smala hanya diberi kesempatan menambah dua poin. Sedangkan Smaga mengoleksi 15 poin pada kuarter terakhir. Moral Smaga Samarinda di kuarter keempat terdongkrak berkat aksi ciamik shooting guard Muhammad Irfan yang berhasil mencetak enam poin dari dua tembakan tiga angka. Enam poin yang sangat berarti, karena mereka berhasil mengecilkan ketertinggalan.

Hadirin di GOR Segiri dibuat terbawa suasana gugup ketika laga tersisa empat menit. Skor seimbang di angka 26. Kemudian seketika gegap gempita tercipta ketika tembakan dua poin Bayu Mufaqih membalikkan keadaan. Ditambah satu poin dari free throw dari Bayu Mufaqih menegaskan keunggulan Smaga Samarinda. Hingga akhir laga, skor tak berubah, 29-26 untuk keunggulan Smaga Samarinda.

Pelatih Smaga Samarinda, Sandy Indra Cahya, menyebutkan pada awal laga timnya sempat kaget. Sorakan pendukung penyebabnya. Ya, kedua tim sama-sama memiliki suporter dengan basis massa yang besar. “Tapi, alhamdulillah mereka akhirnya bisa beradaptasi. Dan memang kami lebih beruntung, hingga bisa menang,” ucap Sandy.

Disebutkan, laga mereka masih panjang. Namun, dia bersyukur karena timnya ber- temu dengan Smala di awal kompetisi. Sehingga mental skuatnya mulai terbangun. “Saya berharap besok mereka bisa tampil lebih maksimal. Berikutnya, kerja sama tim dan semangat pantang menyerah harus lebih dimaksimalkan,” tutupnya.

Sementara itu, pelatih Smala Balikpapan Bambang Teguh Priambodo mengatakan, mental anak asuhnya terlihat goyah. Sempat di atas angin, permainan Wahyu Setiawan dkk mengendur. Walhasil, lawan sukses membalik keadaan di kuarter akhir. “Lemparan three poin sebanyak dua kali membuat mereka down. Sehingga permainan sulit berkembang,” imbuhnya. (*/asp/ndy/k8)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments