Find anything on DBL Indonesia

News

DKI Jakarta Series
SERIES
 
 
Darryl dan Sophia raih MVP Honda DBL DKI Jakarta
17 November 2018

DKI JAKARTA- Dari total 1.206 pemain yang berpartisipasi pada gelaran Honda DBL DKI Jakarta Series 2018. Dengan rincian 878 pemain putra dan 328 pemain putri dari sekolahsekolah meliputi Jakarta Barat, Utara, Pusat, Selatan, dan Timur. Dua pemain terbaik sepanjang pagelaran Honda DBL DKI Jakarta berhasil memastikan diri sebagai Most Valuable Player (MVP) pada tahun ini.

Kedua pemain itu adalah Darryl Sebastian dari tim putra SMA Bukit Sion dan Sophia Rebecca Adventa dari tim putri SMAN 28 Jakarta. Selain itu telah terpilih pula first team dan second team serta para pelatihnya. MVP, first team, second team, dan pelatih akan mengikuti Honda DBL Camp pada tanggal 27 November hingga 1 Desember di Surabaya.

Sophia yang juga kapten tim SMAN 28 sangat bangga dan bersyukur bisa menjadi MVP pada tahun ini. Dirinya tidak menyangka akan menjadi MVP pada tahun ini. “Puji syukur sekali, aku nggak nyangka banget bisa dapat MVP. Sejujurnya masih banyak teman-teman yang tampil lebih dari aku sih,” ujar Sophia.

Sementara Darryl Sebastian juga senang karena bisa membawa timnya juara dan meraih MVP pada tahun ini. “Puji tuhan kami berhasil jadi juara. Menjadi MVP adalah bonus untuk diri sendiri,” ujar Darryl usai laga final. (*)

Bukit Sion Tegaskan Dominasi
17 November 2018

DKI JAKARTA- Sementara dari persaingan putra, SMA Bukit Sion Jakarta mengukuhkan sebagai Raja Basket Ibu Kota. Buksi (julukan SMA Bukit Sion) mengalahkan SMAN 61 Jakarta dengan skor 44-23. Ini adalah koleksi trofi champion ketiga kali bagi Buksi pada gelaran Honda DBL DKI Jakarta Series yang dimulai sejak 2012. Setelah sebelumnya mereka pernah mencatatkan back-to-back champion pada edisi 2014 dan 2015.

Sejak awal permainan, Buksi tidak pernah memberi Nasa (jukukan SMAN 61 Jakarta) nafas untuk beristirahat. Permainan dengan tempo tinggi serta pertahanan yang menekan secara rapat membuat para pasukan Kebon Jeruk tersebut dapat secara dominan menguasai bola. Nasa sama sekali tak berkutik sepanjang laga.

Guard andalan Buksi Dixie Sterling Wang juga menjadi pemain yang sangat berbahaya di segala sudut lapangan. Student Athlete yang kini duduk di kelas X tersebut mampu mengoleksi 8 poin 3 rebound.

Kesempatan demi kesempatan Nasa untuk menyerang dapat dimentahkan oleh tim polesan Jap Ricky Lesmana tersebut. Hingga trofi champion berhasil mereka pastikan untuk dibawa pulang. Para pendukung SMA Bukit Sion langsung bersuka-cita saat buzzer akhir berbunyi. Dengan kemenangan ini, Buksi semakin memperkokoh gengsinya sebagai sekolah yang paling kuat di Jakarta.

“Dua tahun gagal juara menjadi motivasi untuk tim. Dan tentu itu membuktikan Buksi tim yang tangguh daripada tim lain,” ujar Jap Ricky Lesmana, pelatih Buksi. (*)

SMAN 28 Ratu Baru Ibu Kota
17 November 2018

DKI JAKARTA- Drama overtime menjadi bumbu penyedap lahirnya juara baru  dari sektor putri Honda DBL DKI Jakarta Series 2018. Setelah melewati pertarungan yang sengit dan ketat, tim putri SMAN 28 Jakarta berhasil menahbiskan diri sebagai Ratu basket Ibu Kota. Menyusul kemenangan tipis 49-46 atas SMAN 3 Jakarta dalam final party Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 di GOR Soemantri, Sabtu (17/11).

Laga yang mempertemukan dua kekuatan asal Jakarta Selatan tersebut menyajikan pertandingan yang membuat para penonton tidak bisa duduk dengan tenang. Sejak tip-off dilangsungkan, kedua tim terus bergantian mendulang poin. 

Puncak dari sengitnya rivalitas kedua tim memaksa dilanjutkan melalui drama overtime alias babak tambahan. Setelah kedua tim bermain imbang 40-40 hingga akhir kuarter keempat.

Inilah momen krusial yang akan menentukan nasib gelar juara ibu kota. Di babak perpanjangan waktu ini, kedua tim saling ngotot untuk merebut posisi puncak di kompetisi basket pelajar terbesar di tanah air ini. Namun, anak-anak SMAN 28 yang lebih produktif pada babak tambahan.

Para pendukung Teladan pun tertunduk lemas saat bintang SMAN 28, Sophia Rebecca Adventa,  tampil panas pada masa overtime. Lima poin berhasil dia kemas. Ditambah empat poin dari pemain lainnya, SMAN 28 mengemas total tambahan 9 poin. Sedangkan SMAN 3 hanya mengemas tambahan 6 poin.

Sophia layak dielu-elukan pendukung SMAN 28. Pemain berposisi center ini memang tampil dominan sepanjang laga, mengemas double-double lewat kontribusi 19 poin dan 18 rebound, plus 3 block. Kontribusi penting juga ditunjukkan Shabrina Shalhan yang mendulang tambahan 17 poin bagi kemenangan SMAN 28. Sedangkan dari SMAN 3, Jofinka Putri Bandini tampil paling produktif dengan kontribusi 15 poin dan 6 rebound. (*)

Sapta Eka dan PSKD 1 Juara Ibu Kota (Mainbasket 3X3 Indonesia Competition)
17 November 2018

DKI JAKARTA- Final party Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 juga menyajikan laga puncak Mainbasket 3X3 Indonesia Competition. Tim putri SMA PSKD 1 (A) memastikan diri sebagai juara setelah mengalahkan SMAN 82 Jakarta dengan keunggulan 8-4.

Menguasai pertandingan dari awal, PSKD 1 tak menang mudah. Mereka, sempat tertinggal satu poin. Hanya saja, semangat juang tim asal Senen itu mampu membuat mereka berbalik unggul.

Sementara dari persaingan putra, tim SMAN 71 Jakarta (F) berhadapan dengan SMA PSKD 1 (A). Sapta Eka (julukan SMAN 71) berhasil mendominasi sepanjang jalannya pertandingan. Diperkuat salah satu tim Kejurnas DKI Jakarta KU-16, Muhammad Hafizh, Sapta Eka tampil perkasa.

Meski sempat tertinggal di babak awal, Sapta Eka mampu kembali unggul dengan prima. Mereka dapat unggul dengan skor 7-5, setelah tertinggal 3 angka terlebih dulu. Hasil ini mengobati luka Sapta Eka yang gagal melaju jauh di Honda DBL DKI Jakarta Series 2018.

“Syukur kami bisa menang, setidaknya ini menjadi penghibur lara kami setelah gagal di Honda DBL DKI Jakarta,” ujar Muhammad Hafizh usai pertandingan. Di sisi lain kemenangan Sapta Eka dan PSKD 1 membuat dua pemian mereka meraih gelar MVP (Most Valuable Player) Mainbasket 3X3 Indonesia Competition. Adalah pemain tim putri PSKD 1, Endah purnamasari dan Muhammad Hafizh dari Sapta Eka.

“Keberhasilan jadi MVP ini jadi hadiah tersenidiri buat aku. Yang terpenting tim kami bisa juara,” ujar student athlete kelas XI tersebut. (*)

BURU TITEL JADI RATU IBU KOTA
17 November 2018

DKI JAKARTA- Dua wakil South Region akan saling bentrok di final Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Adalah tim putri SMAN 28 Jakarta kontra SMAN 3 Jakarta. Memiliki nama besar di dunia perbasketan tingkat sekolah menengah, tidak membuat SMAN 3 di atas angin. Srikandi Teladan (julukan SMAN 3) sempat terseok pada fase Grup B Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Perjalanan mereka hingga ke final, berbeda dengan lawannya nanti SMAN 28 yang melaju mulus tanpa kekalahan sekalipun di fase Grup A lalu. Laga bertajuk all final South Region ini akan membuktikan siapa Ratu Ibu Kota pada tahun ini.

Kedua tim bukanlah nama baru pada liga basket terbesar se-Tanah air. Baik Teladan maupun SMAN 28 sudah pernah merasakan kerasnya atmosfer gelaran Honda DBL DKI Jakarta. Hanya saja, Teladan memang memiliki segudang torehan prestasi mentereng. Tim asal Setiabudi itu tampil konsisten selama ikut Honda DBL DKI Jakarta. Tim polesan Jacky Igantius Hatta selalu masuk final di setiap edisi yang mereka ikuti. Dari 5 kali final (2012, 2013, 2014, 2016, 2017) tiga di antaranya trofi berhasil jatuh ke tangan putri Teladan. Yaitu pada seri 2013, 2014, dan 2016.

Berbanding terbalik dengan musuhnya, SMAN 28. Prestasi mereka hanya mampu mencapai babak semifinal Honda DBL DKI Jakarta edisi 2015. Tim asal Pasar Minggu itu juga absen pada dua tahun setelahnya. Namun, kembalinya mereka setelah tak ikut di edisi 2016 dan 2017, Sophia Adventa dkk tampak garang. Dimulai juara pada babak penyisihan regional Selatan lalu. Mereka berhasil menumbangkan lawan yang sama di final Championship Series ini, SMAN 3. Tentu ini merupakan ancaman bagi Teladan guna mempertahankan nama besar mereka.

Jika dilihat dari statistik, SMAN 28 lebih memiliki materi pemain yang rata. Empat pemain andalan mereka mampu membukukan poin di atas 40. Dimulai dari sang kapten Sophia Rebecca Adventa dengan torehan 77 poin, lalu diikuti guard mereka Shabrina Shalhan dengan 71 poin. Setelahnya, ada Alya Namira dan Syeiffa Azelrisya dengan 55 dan 50 poin. Serta forward SMAN 28, Komang Raissa dengan 43 poin. Hal itu membuat Teladan harus benar-benar waspada dalam menjaga pergererakan setiap pemain SMAN 28.

Namun bukan berarti SMAN 28 bisa unggul segalanya dari Teladan. Insyira Keysa dkk memiliki spirit yang tinggi demi mempertahankan nama besar mereka. Usai takluk dari SMK Yadika 2 pada fase Grup B lalu, Teladan terus menuai hasil positif. Anak-anak Setiabudi ini langsung mengalahkan SMAN 71 pada laga penentu Grup B. Mereka juga menumpas habis SMAN 36 pada babak semifinal lalu, demi menjaga tradisi tampil di final Honda DBL DKI Jakarta.

Tentu, tren positif ini akan membahayakan SMAN 28 dalam merengkuh trofi bergengsi, Honda DBL DKI Jakarta. Kedua tim ini juga memiliki guard yang berani menusuk ke dalam paint area lawan. Dari Teladan, pemain bernomor punggung 10, Zefanya Angelina Risdianto memiliki kemampuan dribbling yang baik. Begitupun dengan Shabrina Shalhan. Kedua pemain ini bisa membaca situasi di lapangan.

Begitupun dengan center nya. SMAN 28 memiliki Sophia Rebecca sementara Teladan punya Jofinka Putri Bandini. Tentu duel keduanya sangat dinanti. Pasalnya, keduanya memiliki postur yang bagus terutama saat duel di udara. Tercatat, offensive rebound Sophia maupun Jofinka mencapai 27 kali. Dengan begitu, barisan pertahanan Teladan ataupun SMAN 28 harus waspada saat mereka berada di poisi under ring.

Pertarungan seru ini, membuat dua pelatih sama-sama memiliki ambisi menjadi juara. Jacky Ignatius Hatta, pelatih Teladan mengungkapkan anak asuhnya harus habis-habisan demi gengsi DKI Jakarta. “Kami ingin balas kekalahan di final South Region lalu. Ini bukan lagi tingkat wilayah, tapi ini sudah DKI Jakarta,” ujarnya.

Di sisi lain, Syafiq Ali pelatih SMAN 28 juga ingin piala Honda DBL DKI Jakarta jatuh kembali ke tangannya setelah sebelumnya berhasil membawa juara SMAN 6 pada edisi 2015 silam. “Mereka (Teladan) pasti akan tampil ngotot. Hanya saja, kami tidak ingin kalah dari mereka. South Region lalu jadi bukti kami bisa unggul dari mereka,” ucapnya. (*)

Ambisi Nasa Bungkam Bukit Sion
17 November 2018

DKI JAKARTA- Laga penuh emosional mempertemukan SMA Bukit Sion kontra SMAN 61 Jakarta pada final party Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 hari ini. Kedua tim akan mencatat sejarah baru dalam dunia perbasketan tingkat sekolah menengah di DKI Jakarta. Jika tim putra SMA Bukit Sion yang juara, Buksi (julukan SMA Bukit Sion) akan mengukuhkan diri sebagai pemegang gelar terbanyak dengan raihan 3 trofi. Sementara jika SMAN 61 berhasil menjadi juara, Nasa (julukan SMAN 61) akan meraih piala pertamanya di Honda DBL DKI Jakarta setelah konsisten ambil bagian selama 3 tiga tahun terakhir.

Jika dilihat dari statistik, Buksi merupakan tim yang sangat kuat. Mulai dari torehan poin, anak-anak buksi selalu dapat meninggalkan jauh lawan-lawannya. Taktik bertahan full court press yang diperlihatkan tim polesan Jap Ricky Lesaman ini, acap kali membuat lawan tak berkutik saat jumpa Buksi. Tiga laga terakhir Buksi di fase Grup selalu berakhir dengan skor besar. Tim asal Kebon Jeruk itu mampu menumpas lawannya dengan skor lebih dari 30 poin.

Hanya saja, menurut sang pelatih, Jap Ricky Lesmana timnya memiliki kelemehan saat berhadapan dengan lawan yang jauh di bawahnya. “Mereka suka meremehkan lawan. Itu yang saya tidak suka. Saat melawan SMAN 2, pertahanan kami tak efektif, itu akibat dari meremehkan lawan.” ucap coach Jap menggebu-gebu. Meski begitu Buksi memang memiliki mental juara. Mereka tak goyah meskipun pendukung lawan menyoraki saat timnya bertanding.

Sementara sang lawan, memiliki kekuatan yang tak kalah hebat dari Buksi. Nasa (julukan SMAN 61) memperlihatkan performa yang garang pada fase grup A lalu. kurang meyakinkan. Efektivitas mencetak poin Nasa terus meningkat setiap pertandingan. Meski kalah saat melawan SMAN 3 Jakarta, field goals (FG) mereka mencetak poin ke ring lawan mencapai 23,7%. Lalu terus bertambah kala mereka mengalahkan SMAK 5 Penabur, tercatat dalam statistik sebesar 30,2%.

Jika tren positif terebut bisa dipertahankan, tentunya Nasa akan membuka peluang untuk mengalahkan Buksi. Tim asal Duren Sawit tersebut harus bisa keluar dari tekanan taktik full court Buksi dan tidak membuang kesempatan dalam mencetak poin guna menggenggam titel juara.

Namun, laga dramatis melawan SMA Al-Izhar membuat langkah tim polesan Muhammad Fahmi tengah dirundung badai cedera. Tiga pemain andalan mereka, Aryosatyo Bhanurahman, Tyas Satrio, dan mesin poin Nasa Dhimas Aldry harus menepi saat jumpa AIPL (julukan SMA Al-Izhar) pada semfinal lalu.

“Kehilangan mereka membuat tim agak goyah. Namun, tim medis langsung menangani mereka. Ketiganya merupakan pemian kunci tim. Tapi, anak-anak lain tak boleh terpengaruh. Di laga pamungkas anak-anak akan menunjukan kemampuan maksimal untuk kejayaan SMAN 61,” jelas pelatih Nasa, Muhammad Fahmi.

Laga ini akan dimulai pada malam hari. Sebelumnya, akan ada pertarungan putri Ibu Kota antara dua wakil South Region. SMAN 3 Jakarta akan berhadapan dengan SMAN 28 Jakarta pada final putri yang berlangsung sore hari ini. (*)

9 Detik Mendebarkan, Nasa Tantang Buksi
16 November 2018

DKI JAKARTA- Sorak sorai penonton menyambut kemenangan SMAN 61 Jakarta saat mereka berhasil menundukkan runner-up South Region, SMA Al-Izhar pada babak semifinal Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Sepanjang laga, suporter kedua tim dibuat dag dig dug, terutama menjelang buzzer akhir berbunyi.

Memimpin hingga kuarter ketiga, tidak membuat Nasa (julukan SMAN 61) nyaman. AIPL (julukan SMA Al-Izhar) mendongkrak daya gedornya, mereka mampu memangkas ketertinggalan 9 poin dan mengubah skor menjadi 39-38 menjelang satu menit sebelum laga berakhir. Hanya saja Nasa mampu memperlebar sedikit keunggulan melalui Athaya Rajendra untuk mengubah skor menjadi 41-38.

Pada saat under 1 minute, Yoel Marco Benyamin center andalan Nasa harus menerima foul out usai melanggar guard AIPL, Rayhan Alfaro Ferdinand. Pemain bernomor punggung 3 itu tak menyiakan dua kali kesempatan free throw tersebut, skor berubah tipis menjadi  41-40, AIPL tertinggal 1 poin.

Seakan tak berhenti, malapetaka terus menghampiri Nasa. Tiga pemain andalan Nasa jatuh terkapar. Dhimas Aldry peraih 9 poin pada laga kemarin harus ditarik keluar mendapatkan penanganan medis. Begitupun dengan sang kapten Tyas Satrio dan Aryosatyo Bhanurahman yang sempat kram pada bagian betis di 12 detik terakhir. Keduanya juga harus mendapatkan penanganan medis.

Pada 9 detik menjelang terakhir, AIPL mendapat kesempatan dari jump ball situation. Sayang bola penguasaan Alfaro tak dapat dimanfaatkan dengan baik. Passing student athlete kelas X itu di block oleh salah satu pemain Nasa, tak lama buzzer akhir berbunyi. Nasa mengunci kemengan 41-40 atas AIPL. Hasil ini membawa mereka akan berhadapan dengan SMA Bukit Sion pada final Sabtu (16/11) besok. Buksi (julukan SMA Bukit Sion) berhasil melangkah ke final setelah menumpas sesama perawkilan West Region lainnya SMAN 2 dengan skor 44-16. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

ALL SOUTH REGION FINAL
16 November 2018

DKI JAKARTA- Status sebagai penguasa alias ratunya Ibu Kota musim ini dapat dipastikan milik Jakarta Selatan. Itu terjadi karena dua wakil dari South Region, berhasil memastikan tiket melaju ke final party  Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018, yang akan digelar Sabtu besok (17/11).

All South Region Final tak terhindarkan, menyusul keberhasilan SMAN 28 dan SMAN 3 menundukkan lawannya masing-masing, dalam semifinal yang berlangsung di GOR Soemantri, Kamis (15/11) kemarin. Berstatus sebagai juara South Region, SMAN 28 terlebih dahulu memastikan tiket ke puncak, usai menundukkan SMAN 71 (juara East Region) dengan skor 43-18.

Tak mau ketinggalan, putri SMAN 3 yang berstatus runner-up South Region juga berhasil memuluskan langkah. Putri Teladan (julukan SMAN 3) sukses menyudahi perlawanan runner-up East Region, SMAN 36 dengan skor 42-31.

Menyusul terjadinya All South Region Final, berarti terbuka pula kesempatan bagi SMAN 3 untuk melakukan revans alias balas dendam terhadap SMAN 28. Sebagai catatan, kedua tim bertemu pada final party South Region, 20 Oktober lalu. Dan hasilnya saat itu SMAN 28 yang keluar sebagai pemenangnya.

SMAN 28 sendiri makin menunjukkan keperkasaanya selepas menjadi champion di South Region. Sophia Rebecca Adventa dkk menjadi satu-satunya tim putri yang belum pernah sekalipun menelan kekalahan pada Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Perjalanan tim asal Pasar Minggu tersebut sangat mulus, melibas lawan-lawannya pada persaingan putri Grup A.

SMAN 28 memiliki efektifitas Field Goals (FG) yang garang. Tercatat dalam statistik kemarin saat berjumpa Sapta Eka, semifinalis Honda DBL DKI Jakarta tiga tahun silam itu mampu membukukan FG sebesar 36%. Selain itu salah satu pemainnya,  Shabrina Shalhan tampil sangar.  Pemain berposisi guard tersebut menyuguhkan poin terbanyak untuk timnya. Total 16 poin berhasil dia bukukan pada pertandingan kemarin.

Sang pelatih, coach Syafiq Ali Barawas merasa bangga anak-anaknya dapat bermain dengan maksimal. Dirinya puas dengan starting lineup maupun second teamnya. “Anak-anak Teladan (julukan SMAN 3) tentu akan bermain ngotot. Mereka pasti ingin balas dendam kekalahan di South Region. Komposisi tim mereka yang lebih dalam tentunya akan sangat merepotkan. Sehingga semua pemain harus benar-benar sigap saat meladeni mereka di final nanti,” jelasnya.

Efektifitas bermain yang tinggi juga diperlihatkan anak-anak Teladan, saat mereka menghempaskan SMAN 36. Permainan pass to pass yang tenang diperlihatkan sepanjang laga. Total rebound mereka pun mencapai 56,5% kala berduel udara dengan pemain SMAN 36. Tim polesan Jacky Ignatius Hatta itu mampu mendominasi dan membuat jarak poin yang sangat jauh tiap kuarternya.

 

Dua pemain andalan Teladan tampil cemerlang pada laga penuh emosional kemarin. Jofinka Putri Bandini mampu membukukan double-double dengan 12 poin dan 14 rebound. Sementara Zefanya Angelina Risdianto menjadi penoreh poin terbanyak untuk timnya, dengan kontribusi 19 poin.

 

Keberhasilan ini makin mengukuhkan Teladan sebagai tim yang paling banyak menembus final Honda DBL DKI Jakarta Series. Ini bakal menjadi penampilan keenam tim putriTeladan pada babak puncak kompetisi basket pelajar terbesar tanah air seri Ibu Kota. Sebelumnya, putri Teladan berhasil menembus final masing-masing pada edisi 2012, 2013, 2014, 2016, dan 2017. Tiga dari lima penampilan di final itu berujung pada gelar champion (2013, 2014, dan 2016).

“Tentu kami ingin menang. Walau kami sempat kalah dari mereka (pada final South Region). Namun, semua akan berbeda di final nanti,” pungkas Jacky Ignatius Hatta, pelatih Teladan usai pertandingan. (*)


STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

PSKD 1 Hadapi SMAN 82 di final
16 November 2018

DKI JAKARTA- Keseruan pertandingan semifinal Mainbasket 3X3 Indonesia Competition berakhir kemarin (15/11). Tim putri SMA PSKD 1 (A) berhasil memenangnkan laga derby antar SMA PSKD 1 (C) dengan skor 9-4. Mereka akan menghadapi SMAN 82 Jakarta di final Mainbasket 3X3 Indonesia Competition Sabtu (17/11).  SMAN 82 sendiri berhasil mengalahkan SMAN 65 dengan skor 2-0.

Sementara pada sektor putra, SMA Dian Harapan (B) harus menerima kekalahan dari SMAN 71 (F) dengan skor 9-3. Dan Sapta Eka (julukan SMAN 71) tim F akan melawan SMA PSKD 1 (A) yang mengandaskan laju SMAN 71 (E) melalui overtime dengan skor 6-5. (*)

SMANDU THE GIANT KILLER (Dampingi SMAN 61, Wakili Grup B ke Fantastic Four)
15 November 2018

DKI JAKARTA- Luar biasa tim putra SMAN 2 Jakarta. Tim polesan Rudi Ohandi ini layak menyandang julukan baru; The Giant Killer. Menyusul keberhasilan Malvin Hariyanto dkk memastikan tiket semifinal Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 dengan catatan yang cukup mengesankan.

Berstatus sebagai runner-up West Region, Smandu (julukan SMAN 2) semula kurang diperhitungkan. Itu karena pada persaingan sengit Grup B dihuni SMAN 3 Jakarta yang berstatus juara South Region, dan SMAK 5 Penabur (juara North Region).

Namun, siapa sangka, justru melawan kedua tim yang diunggulkan itulah, Smandu meraih poin sempurna alias menang. Itu pula yang berhasil mengantarkan Smandu keluar dari persaingan sengit fase Grup B dan melaju ke babak Fantastic Four, yang akan digelar hari ini di GOR Soemantri.

Setelah menundukkan SMAK 5 Penabur pada laga Senin (12/11) lalu, korban keganasan Smandu berikutnya adalah SMAN 3. Anak-anak Smandu tampil luar biasa pada laga do or die Rabu (14/11) kemarin, dan menutup laga terakhir fase Grup B ini dengan keunggulan 22-15 atas SMAN 3.

Laga do or die antara Smandu versus Teladan (julukan SMAN 3) berlangsung sangat alot. Kedua tim tak kunjung mampu mengemas poin alias scoreless, sepanjang tujuh menit awal.  Kuarter awal berakhir, skor hanya 2-2. Memasuki kuarter kedua, kedua tim juga masih kesulitan mencetak poin. Skor 7-7 di akhir kuarter kedua menandakan alotnya laga.

Adalah Smandu yang berhasil keluar dari tekanan itu, sejak memasuki kuarter ketiga. Tepatnya, saat laga memasuki menit kelima. Under basket Stephen Sanjaya Prischou menjadi titik balik keperkasaan Smandu untuk unggul atas Teladan. Pemain bernomor punggung 15 itu membawa Smandu unggul 9-7. Mulai dari momen itu, Smandu menjelma bagaikan monster bagi pertahanan Teladan. Perolehan poin Smandu mulai menjauh dari juara dua kali Honda DBL DKI Jakarta edisi 2012 dan 2016 tersebut.

Smandu makin tak terbendung setelah berhasil mendapatkan 7 poin beruntun pada 20 detik terakhir. Empat poin diantaranya berhasil ditorehkan sang kapten, Malvin Haryanto. Skor 22-15 menjadi milik Smandu, sekaligus memaksa Teladan angkat koper.

Hasil ini mengantarkan Smandu lolos ke semifinal sebagai runner-up Grup B setelah mengemas 5 poin, hasil dari 2 kali menang dan sekali kalah. Satu tiket lainnya direbut SMAN 61 yang melaju dengan status sebagai pemuncak klasemen. Menyusul kemenangan 41-37 atas SMAK 5 Penabur. NASA (julukan SMAN 61) juga mengemas 5 poin, hasil dari dua kemenangan dan sekali kalah. Namun, NASA memiliki keunggulan head to head karena pada pertemuan awal fase Grup B, NASA menang atas Smandu.

Pada babak Fantastic Four alias semifinal yang digelar hari ini, Smandu akan bertemu SMA Bukit Sion yang sukses menjadi pemuncak Grup A. Sedangkan SMAN 61 akan bentrok dengan SMA Al-Izhar Pondok Labu.

”Berhasil lolos ke semifinal, rasanya tanggung kalau tidak sekalian memasang target maksimal (juara, Red). Apalagi, anak-anak sudah bermain lebih lepas tanpa beban dan makin kolektif. Jadi, siapapun lawannya akan kami hadapi sekuat tenaga,” ungkap Om Abok, sapaan akrab Rudi Ohandi, pelatih Smandu. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

Putri Teladan Jumpa SMAN 36
15 November 2018

DKI JAKARTA- Belajar dari kesalahan sebelumnya saat takluk di tangan SMK Yadika 2, tim putri SMAN 3 Jakarta bermain lepas tidak meremehkan lawannya. Hal itu membawa mereka mengungguli SMAN 71 Jakarta dengan skor 36-23. Putri Teladan (julukan SMAN 3) mampu mengobati gagalnya tim putra melangkah ke babak semifinal Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018.

Sepanjang laga, srikandi Teladan berhasil memperlihatkan kelas mereka sebagai tim basket putri unggulan ibu kota. Insyira Keysa dkk dapat mendominasi pertandingan dengan mengutamakan transisi dan pertahanan yang rapat. Permainan cepat ini tentunya membuat anak-anak Sapta Eka (julukan SMAN 71) kelimpungan.

Sapta Eka terlihat di bawah tekanan nama besar Teladan. Tim asal Duren Sawit tersebut tidak dapat mengimbangi permainan yang ditunjukan oleh Teladan. Anak asuh Muhammad Ridzky hanya mampu mencetak 2 poin. Teladan unggul jauh 9-2 pada kuarter pertama.

Ketangguhan para pemain Teladan merata. Tiga pilar utama mereka, Stanita Nataya, Zefanya Angelina Risdiyanto dan Annika Amadea Dacya berhasil mencetak 6 poin sepanjang pertandingan. Sementara salah satu pemain andalan mereka Jofinka Putri berhasil menorehkan 7 poin. Serta guard Teladan Zhara Mauritzka Syafrizal yang menyumbang poin terbanyak untuk Teladan, dengan 8 poin.

Kemenangan atas Sapta Eka membawa mereka menjadi pemuncak klasemen akhir Grup B. “Dari awal laga, kami diingatkan untuk tidak menganggap remeh lawan. Dan kami membuktikan hal itu di lapangan,” ucap kapten Teladan Insyira Keysa.

Dengan begitu Teladan akan berhadapan dengan SMAN 36 Jakarta, runner-up Grup A. SMAN 36  sendiri harus puas menjadi yang kedua usai kalah dari SMAN 28 Jakarta pada laga kemarin (14/11) dengan skor 38-13.

Sementara SMAN 28 yang menjadi ratu di Grup A akan berhadapan dengan SMAN 71 pada semifinal hari ini. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

AIPL Lolos Dramatis
14 November 2018

DKI JAKARTA- Dua tim dari Grup A memastikan diri melangkah ke babak fantastic four Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. SMA Bukit Sion menjadi tim pertama yang melaju ke babak semifinal, setelah mengalahkan SMAN 21 Jakarta dengan skor telak 56-15 di GOR Soemantri, Selasa kemarin (13/11).  Disusul oleh SMA Al-Izhar Pondok Labu yang sukses mengamankan tiket semifinal secara dramatis. AIPL (julukan SMA Al-Izhar) unggul atas SMA Permai, 41-37 lewat drama overtime alias babak tambahan waktu.

Terus tertinggal sejak tip-off, tidak membuat AIPL menyerah begitu saja. SMA Permai yang masih memiliki kesempatan melangkah ke babak semifinal,menggedor pertahanan anak-anak Pondok Labu. Kuarter pertama di tutup dengan kemenangan SMA Permai dengan skor 15-7.

Tim asal Pluit tidak memberi ampun lawannya, mereka selalu unggul dari kuarter pertama hingga awal kuarter keempat. Namun, mental baja tim polesan Athini Mardlatika membuat mereka dapat melakukan epic comeback.

Momen dramatis terjadi saat laga menyisakan 20 detik jelang akhir pertandingan. Shooting guard AIPL, Muhammad Rafi menjaga asa timnya untuk lolos ke semifinal. Melalui akurasi tembakan tiga angkanya, pemain bernomor 7 itu menyamakan kedudukan menjadi 35-35.

Sebenarnya, SMA Permai memiliki peluang untuk unggul pada 10 detik akhir. Namun, Aldy Adrian sengaja tidak memasukan bola free throw yang didapatnya. Pasalnya, SMA Permai ingin memaksa babak overtime, karena mereka butuh kemenangan atas AIPL dengan selisih 9 poin agar lolos.

Alih-alih bisa kembali unggul dengan margin poin yang diharapkan, SMA Permai justru terpuruk pada babak tambahan. AIPL justru terus menggendor pertahanan Permai pada babak overtime. Dua menit terakhir menjadi titik pertama AIPL unggul atas Permai. Melalui solo run ke jantung pertahanan lawan yang diakhir layup, Kemal Aristy Salim membuyarkan impian Permai melangkah ke semifinal, 37-35 AIPL berbalik unggul.

Seakan belum puas, Salim kembali membuat pendukung Permai tertunduk lemas. Pemain bernomor punggung 8 itu kembali menorehkan dua poin untuk timnya, hingga terus berlari menjauh atas lawannya. Meski sempat mencetak dua poin melalui Aldy, AIPL menutup kemenangan melalui dua poin hasil Rayhan Alfaro Ferdinand. Buzzer akhir pun berbunyi, AIPL mengunci kemenangan dengan skor 41-37.

Pada klasemen akhir, SMA Bukit Sion mengunci predikat juara Grup A dengan meraup 6 poin hasil dari sapu bersih tiga laga dengan kemenangan. Disusul oleh SMA Al-Izhar di urutan kedua dengan 5 poin. Lalu, SMAN 21 pada peringkat ketiga dengan 4 poin, sedangkan SMA Permai di posisi paling bawah dengan 3 poin. (*)

Buksi Paksa Dust Angkat Koper
14 November 2018

DKI JAKARTA- Pada laga lainnya, misi Dust untuk revans final Honda DBL DKI Jakarta Series 2015 sekaligus menjaga asa lolos ke semifinal gagal tercapai. Buksi langsung tancap gas kala menjamu Dust. Tim asal Kebon Jeruk tersebut tidak main-main, meski mereka sudah hampir dipastikan lolos ke semifinal. Kembalinya Darryl Winata Sebastian dari tim Popwil DKI Jakarta dan penampilan onfire Dixie Sterling semakin memperbesar daya gedor penyerangan Buksi.

Sedari awal, pelatih Buksi Jap Ricky menerapkan taktik full court press untuk menggedor pertahanan Dust. Tim polesan Rizqy Almushaddieq pun kewalahan menghadapi gempuran Darryl dkk. Dixie Sterling membuka kran poin untuk Buksi melalui tembakan tiga angkanya. Tak ayal, Buksi langsung leading 20-3 pada kuarter pertama.

Dust terus tak bisa beranjak di bawah nama besar Buksi. Anak-anak Kayu Putih terlihat gugup, mereka banyak melakukan turnover. Kesalahan minim punggawa Dust terus dimanfaatkan oleh Buksi. Performa perkasa tak dapat terbendung. Sejak kuarter kedua respect the game pun diberlakukan hingga akhir kuarter. Laga kemarin malam pun berakhir dengan skor 56-16, Buksi melenggang ke semifinal.

“Saya sudah pelajari betul semua tim di DBL ini. Saya juga sudah menyiapkan strategi jika bertemu siapa saja di sini,” ungkap Jap Ricky usai laga kemarin. (*)

Sapta Eka Taklukan Buksi
14 November 2018

DKI JAKARTA- Setelah gagal melangkah jauh di Honda DBL DKI Jakarta Series 2018, SMAN 71 Jakarta membuka harapan untuk meraih juara di Mainbasket 3X3 Indonesia Competition. Sapta Eka (julukan SMAN 71) tim F meraih torehan positif usai mengandaskan salah satu nama besar basket SMA Bukit Sion dengan skor tipis 4-3.

Tim asal Duren Sawit itu secara percaya diri langsung mendominasi pertandingan. Empat poin kemenangan Sapta Eka (F) dicetak oleh Muhammad Hafizh dan Adrian dengan masing-masing 2 poin. Hasil ini membawa mereka ke semifinal dan berhadapan dengan SMA Dian Harapan (C).

Dari sektor putri SMA PSKD 1 (C) berhasil menyingkirkan MA Annajah, melalui babak overtime dengan skor 4-2. Hasil ini membawa derby PSKD di semifinal Mainbasket 3X3 Indonesia Competition putri yang akan diselenggarakan Kamis (14/11) besok. (*)

GRUP B MEMANAS (Smandu Jinakkan The Lions)
13 November 2018

DKI JAKARTA- Kejutan demi kejutan  terus tercipta dalam lanjutan Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Kejutan kali ini datang dari tim putra SMAN 2 Jakarta yang terlibat pada persaingan sengit di Grup B.

Runner-up West Region itu berhasil menjinakkan juara North Region, SMAK 5 Penabur Jakarta. Tim berjulukan Smandu itu menutup laga dengan keunggulan 19-12, di GOR Soemantri, Senin (12/11) kemarin.

Sempat diragukan bisa bangkit setelah kalah pada laga pembuka, Smandu bermain dengan penuh semangat hingga berhasil menjaga asa untuk lolos. Sebaliknya, The Lions (julukan SMAK 5 Penabur)  kehilangan daya gedor tanpa adanya center andalan mereka, Stanley Hidayat yang harus absen.

Penyerangan run and gun The Lions seakan-akan redup. Hal itu dapat membuat Smandu menguasai jalannya pertandingan. Pola penyerangan yang baik dan strategi pertahanan yang mumpuni Smandu mengunci kuarter pertama.

Siasat bertahan yang diracik oleh coach Rudi Ohandi ini terbukti berhasil meredam permainan cepat yang dilakukan oleh The Lions. Berkali-kali Smandu dapat menahan pergerakan para punggawa The Lions. Bahkan, mereka mampu membuat Nathan dkk terjerat 24 second violation.

Absennya mesin poin Stanley, membuat jumlah offensive rebound yang diraih oleh The Lions pun menurun. Pasukan asal Kelapa Gading tersebut hanya bisa meraih 14 offensive rebound. Berkurang 8 angka saat melawan Teladan (julukan SMAN 3). Sementara Smandu dapat menggenjot efektifitas field goal mereka menjadi 23%. Terbukti pola penyerangan yang dimainkan Malvin Hariyanto dkk pun dapat diakhiri dengan torehan poin.

Hasil ini membuat persaingan di Grup B jadi memanas. Keempat tim penghuni grup ini, SMAN 2 Jakarta, SMAK 5 Penabur, SMAN 3 Jakarta, dan SMAN 61 Jakarta, memiliki peluang yang sama untuk lolos semifinal.

Keempat tim penghuni Grup B kini sama-sama mengemas tiga poin, setelah memetik hasil sekali kemenangan dan sekali menelan kekalahan dari dua game yang telah dijalani. Pada laga sebelumnya, SMAK 5 Penabur sukses mengalahkan SMAN 3. Sementara SMAN 3 menang atas SMAN 61. Sedangkan SMAN 61 menang atas SMAN 2.

Game ketiga bagi seluruh penghuni grup ini akan dimainkan Rabu besok (14/11). Ini akan menjadi partai hidup-mati bagi mereka untuk melanjutkan langkah ke babak selanjutnya. SMAN 3 akan berhadapan dengan SMAN 2. Sedangkan SMAK 5 Penabur akan meladeni SMAN 61.

Kapten tim Smandu, Malvin Hariyanto tetap optimis timnya mampu melangkah ke semifinal. “Tentunya kami tidak boleh takut berhadapan dengan SMAN 3. Lawan yang kuat seperti SMAK 5 Penabur saja bisa kami kalahkan, padahal mereka mengalahkan SMAN 3. Kami akan terus berjuang sampai titik darah penghabisan dalam laga penentuan nanti,” ungkapnya. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

SMAN 28 dan SMAN 36 Melaju ke Semifinal
13 November 2018

DKI JAKARTA- Dua tim putri telah mengamankan tempat di semifinal Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Setelah mengalahkan SMAN 30 Jakarta, SMAN 36 Jakarta berhasil menancapkan panjinya di babak semifinal. Hal itu juga diikuti SMAN 28 Jakarta yang mampu menekuk lawannya SMAN 16 Jakarta dengan skor 43-16. Kedua tim ini tergabung di Grup A. Dan keduanya sama-sama memiliki target masing-masing dalam melihat masa depan mereka.

Berkat penyerangan lihai yang dilancarkan Ranaa Nisrina Wahab dan Patricia Putri Christian, SMAN 36 dapat membuat timnya unggul jauh. Keduanya mampu menorehkan 24 poin, dengan rincian Ranaa mencetak sebesar 11 poin dan Patricia dengan 13 poin. Dengan kehebatan sepasang Guard tersebut, SMAN 36 pun berhasil mengakhiri laga dengan skor 34-8.

Mengetahui fakta bahwa mereka sudah mengamankan posisi di semifinal, Ranaa sebagai kapten dari SMAN 36 mengatakan bahwa mereka dapat memandang langkahnya dengan optimis. “Kami sangat bersyukur dapat memastikan diri menuju ke babak semifinal. Dengan begini, kesempatan untuk masuk ke babak final pun semakin terbuka,” ujar Student Athlete kelahiran 2001 tersebut.

Sang pelatih, Frangki de fretes juga mengungkapkan rasa senangnya dari kerja keras anak asuhnya. Berhasil lolos dari grup merupakan hal yang patut untuk dibanggakan. Dan menurutnya semua peserta memiliki kesempatan untuk dapat meraih gelar juara DKI Jakarta.

“Untuk lolos ke babak semifinal sendiri sudah menjadi kebanggaan tersendiri. Tapi, kami berkeinginan besar untuk bertemu kembali dengan SMAN 71 Jakarta. Kemenangan melawan mereka akan menjadi pencapaian manis yang kami peroleh,” ungkapnya.

Di sisi lain, kembalinya sang kapten Sophia Rebecca Adventa setelah memperkuat tim Popwil DKI Jakarta, makin membuat dominasi SMAN 28 menakutkan. Mereka mengandaskan Beltrus (julukan SMAN 16) dengan skor yang cukup meyakinkan yakni 43-16. Sophia dkk semakin mantap melangkah untuk mengentaskan ambisi mereka menyabet gelar juara.

Meskipun sudah memantapkan diri di babak semifinal, SMAN 28 masih tetap menginginkan hasil maksimal saat bersua dengan SMAN 36. “Kami menginginkan hasil maksimal dan menjadi pemuncak klasemen Grup A. Sehingga mengalahkan SMAN 36 merupakan harga mati yang harus kami tuntaskan nanti,” pungkas pemain bernomor 13 tersebut. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA