Find anything on DBL Indonesia

News

SERIES
 
 
Gulung Tim Basket Unair, Tim Honda DBL Indonesia All-Star Menatap Los Angeles Optimistis
19 February 2019

Tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018 sapu bersih seluruh laga uji coba. Dalam laga kedua mereka yang berlangsung di DBL Arena, tim para bintang level SMA ini mampu menekuk lutut lawan mereka dengan skor meyakinkan. Baik tim putra maupun tim putri menghadapi tim basket Universitas Airlangga (Unair) kemarin (18/2).

Skuat putri memenangkan duel dengan skor 53-36. Sementara skuat putra kampiun dengan skor akhir 60-39.

Di sektor putra, tim pelatih menerapkan hal yang berbeda. Tidak seperti pertandingan sebelumnya, kali ini mereka memberikan ruang yang lebih leluasa kepada para pemainnya untuk improve pola permainan. Meski diwarnai dengan sejumlah turnover, namun tim All-Star tidak pernah memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengungguli perolehan poin mereka.

Duo bigman All-Star Julian Alexandre dan Muhammad Naufal tampil menawan. Bermain dengan minute play lebih dari 20 menit, keduanya kerap mengobrak-abrik pertahanan lawan dari bawah ring. Julian bahkan beberapa kali memecah kebuntuan timnya dalam mengemas angka. Total 17 angka berhasil mereka sumbangkan di pertandingan tersebut.

Mario Davidson, garda andalan tim All-Star Honda DBL juga bermain sangat apik. Seperti uji coba sebelumhya, Mario kembali menjadi pencetak poin terbanyak untuk timnya dengan torehan 11 angka.

Dinakhodai oleh kapten tim Marcelino Bonfilio, tim All-Star kerap mengagalkan usaha lawan untuk mencetak angka. Dari 20 turnover yang dilakukan tim Unair, mereka mampu mengonversinya menjadi 11 angka. Hasil ini cukup baik mengingat turnover yang mereka lakukan juga sama banyak.

Di sektor putri, tim All-Star juga kembali tampil impresif sejak kuarter pertama. Mereka memperagakan pola permainan yang rapi. Serangan beruntun dari para garda melejitkan perolehan skor mereka di dua kuarter pertama dengan skor 28-16.

Di kuarter ketiga, mereka bahkan sempat meninggalkan tim lawan dengan selisih 26 angka.

“Anak-anak malam ini cerdik membaca gerakan lawan. Karena chemistry yang makin kuat, mereka juga bisa mengalirkan bola lebih lancar. Banyak peluang yang berhasil dimanfaatkan untuk cetak angka,” jelas assistant coach tim putri All-Star Yunita Sugianto.

Hasil mengesankan juga mereka catatkan pada statistik tembakan bebas yang mencapai 100 persen. “Akurasi free throw yang 100 persen itu bukti kalau anak-anak enjoy dan bisa lepas dari tekanan,” lanjut coach yang kerap disapa Camcam tersebut.

Duet Faizzatus Shoimah dan Leandra Pelealu pun lagi-lagi menghasilkan banyak momentum positif. Keduanya menyumbangkan 22 angka untuk kemenangan tim mereka.

Capaian mengesankan tim All-Star ini membangkitkan optimisme untuk menghadapi agenda mereka selanjutnya. Yaitu ke Amerika Serikat.

Laga melawan tim elit tingkat universitas di Jawa Timur semalam itu sekaligus menutup semua agenda uji coba dalam rangka training camp yang dilaksanakan oleh DBL Indonesia. Pemusatan latihan itu diadakan sebagai persiapan akhir sebelum tim student-athlete terbaik di Indonesia tersebut akan ke kota Los Angeles, Amerika Serikat, pada Rabu (20/2) esok.

Di sana, mereka akan berlatih basket level advance di bawah arahan para top basketball skills trainer. Mereka juga akan melakoni sejumlah scrimmage game dan pertandingan penting. (*)

Faizzatus Shoimah dan Mario Davidson Bawa Tim Honda DBL Indonesia All-Star Menangkan Laga Uji Coba Pertama
19 February 2019

Hari kedua pelaksanaan training camp Honda DBL Indonesia All-Star 2018 ditutup dengan dua laga uji coba. Masing-masing untuk tim putra dan tim putri. Pertandingan berlangsung di DBL Academy Pakuwon, Surabaya, pada Minggu (17/2). Kedua laga tersebut berhasil dimenangkan oleh tim All-Star Honda DBL.

Laga uji coba dibuka dengan pertandingan di sektor putri antara Honda DBL Indonesia All-Star melawan Wonder Whatsapp Surabaya. Laga ini dimenangkan oleh tim All-Star dengan skor meyakinkan, 68-39.

Ini adalah pertemuan kedua mereka. Sebelumnya mereka pernah berseteru dalam training camp pertama pada bulan Januari lalu. Saat itu tim All-Star juga menang 43-33.

Permainan cantik diperagakan oleh tim All-Star sejak tip-off. Gempuran tim asuhan head coach IGN Teguh Putra Negara dan assistant coach Yunita Sugianto tak mampu dibendung lawan. Jelang akhir kuarter pertama, tim putri Honda DBL Indonesia All-Star 2018 sudah unggul jauh dari lawan. Skor akhir 23-8 menutup kuarter pertama untuk keunggulan tim putri All-Star.

Keadaan tak banyak berubah di kuarter selanjutnya. Bahkan hingga buzzer kuarter terakhir berbunyi. Faizzatus Shoimah -kapten tim putri all-star Honda DBL- terus memimpin kawan-kawannya untuk menyerang jantung pertahanan Whatsapp. Secara gradual, defense tim All-Star terus membaik di setiap kuarternya.

Total, 18 kali steal berhasil mereka bukukan. Tim lawan juga dipaksa melakukan turnover hingga 21 kali. Ais -panggilan akrab Faizzatus- menjadi pencetak skor tertinggi dengan torehan 15 angka, disusul Leandra Pelealu dengan 11 angka.

Teguh berpendapat bahwa kunci kemenangan tim asuhannya ada di komunikasi yang semakin membaik.

“Dalam dua kali training camp, chemistry mereka terus membaik. Makanya komunikasi mereka bisa berjalan di lapangan. Kesalahan-kesalahan kecil di kuarter pertama bisa diminimalisir di kuarter-kuarter berikutnya,” jelasnya.

Di sektor putra, pertandingan berlangsung sengit. Kedua tim saling menunjukkan determinasinya. Di kuarter pertama, tim All-Star hanya mampu unggul tipis 15-13 dari tim Porprov Surabaya, lawan uji coba mereka malam itu.

Marcelino Bonfilio Andreas -kapten tim putra All-Star- harus bersusah payah mematahkan game plan lawan. Serangan mereka kerap menemui jalan buntu karena rapatnya pertahanan sang rival. Namun demikian, mereka tetap mampu menjaga keunggulan hingga kuarter ketiga dengan skor 54-45.

Meski di atas kertas mereka lebih diunggulkan, namun tim besutan Jap Ricky Lesmana dan Docta Ignoran Pambudi itu memiliki masalah pada kedisiplinan dalam bertahan. Kekhawatiran para pelatih pun terbukti di kuarter terakhir.

Dua menit sebelum buzzer kuarter keempat berbunyi, tim Porprov Surabaya berhasil mengungguli perolehan poin tim All-Star 67-68. Padahal, di kuarter sebelumnya, mereka sempat tertinggal 17 angka dari Marcel cs.

“Defense anak-anak berantakan di kuarter terakhir. Fokusnya hilang. Padahal di tiga kuarter sebelumnya mereka disiplin banget. Meski akhirnya menang, mereka harus belajar keras memperbaiki itu,” jelas head coach Ricky.

Beruntung tim All-Star mampu menjaga motor serangan tetap bekerja di menit akhir pertandingan. Terutama man of the match malam itu, Mario Davidson. Aksi drive-nya ke jantung pertahanan Porprov di 30 detik terakhir kembali membuat All-Star unggul lagi 72-71. Hasil tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.

Di tim lawan, Andre Kristiano menjadi pencetak skor terbanyak dengan torehan 28 angka. Sementara di tim All-Star, Mario Davidson mencetak double-double dengan raihan 17 poin dan 10 rebound.

Pagi sebelumnya, tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018 terlebih dahuli menjalani sesi latihan fundamental. Latihan berdurasi 2,5 jam itu dimanfaatkan baik-baik oleh para pemain. Sebab mereka tidak memiliki banyak waktu untuk melaksanakan beberapa drill. Begitu pun dengan hari ini (18/2).

Hari ini, tim Honda DBL All-Star akan mengikuti pelatihan pembangungan karakter pada pagi hari sebelum kembali melakoni laga uji coba kedua pada malam harinya. Mereka akan menghadapi tim Universitas Airlangga, salah satu tim elit level universitas di wilayah Jawa Timur.

Setelah itu, latihan hari terakhir adalah cooling down session. Sebab keesokan paginya tim para bintang ini harus menempuh 24 jam perjalanan udara menuju Ontario International Airport, California, Amerika Serikat. Mereka akan berada di Amerika Serikat hingga 26 Februari 2019. (*)

Pemusatan Latihan Kedua Dimulai, Tim All-Star DBL Siapkan Diri Hadapi Lawan Berat
19 February 2019

Tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018 sudah berkumpul kembali di Surabaya untuk menjalani training camp kedua kemarin (16/2). Para student-athlete Indonesia terbaik tingkat SMA itu akan mempersiapkan diri mereka sebelum berangkat ke Los Angeles, Amerika Serikat pada 20-26 Februari 2019 mendatang.

Menu dalam training camp ini diracik oleh para pelatih All-Star serta head coach DBL Academy. Berlangsung di DBL Academy Pakuwon, Surabaya, hingga 19 Februari, para pelatih mempersiapkan tim para bintang tersebut agar siap menghadapi advance training serta scrimmage game di kota para malaikat.

Dalam latihan hari pertama, beberapa jenis latihan disantap oleh para pemain. Seperti pola transisi menyerang-bertahan dengan cepat, pola menyerang dengan skenario tertentu, hingga memperbanyak latihan menembak tiga angka.

Yunita Sugianto, asisten pelatih tim putri Honda DBL Indonesia All-Star 2018, mengatakan bahwa di hari pertama tersebut, tim asuhannya dilatih untuk memecah kebuntuan dalam sebuah skenario permainan. Salah satunya adalah kala para garda tembak (shooting guard) sudah dimatikan ruang geraknya oleh lawan.

“Mereka latihan untuk bebasin semua shooter yang dijaga ketat lawan. Mereka harus bisa balikin bola ke playmaker, lalu screen dan pick and roll, supaya ruang tembak jadi terbuka lagi,” ungkapnya menjelaskan.

Sementara di tim putra, sesi latihan banyak diisi dengan pola-pola sederhana. Sebab tim pelatih menilai bahwa para pemain butuh rileks setelah menempuh perjalanan panjang dari kota masing-masing menuju Surabaya kemarin.

Namun, di hari perdana training camp, dua pemain belum dapat bergabung dalam sesi latihan. Mereka adalah Sabrina Ayu (SMA Dian Harapan Makassar) dan Anthoni Putra Aipassa (SMA Jhon 23 Merauke). Keduanya baru akan bergabung pada sesi latihan hari ini (17/2).

Manajer tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018 mengonfirmasi bahwa dalam pemusatan latihan kali ini, tim All-Star akan menjalani tiga pertandingan uji coba. Nanti malam, tim Putra akan melakoni scrimmage game melawan tim Porprov Jatim. Sementara tim Putri akan kembali menghadapi tim Whatsapp Surabaya, tim semiprofesional yang sudah mereka hadapi saat training camp pertama.

“Kami sudah berkoordinasi dengan banyak pihak agar training camp kedua ini betul-betul dapat mendongkrak performa tim. Baik dari segi teknis maupun mental. Salah satunya dengan memastikan tim lawan agar turun dengan skuad terbaik mereka, supaya tim All-Star Honda DBL dapat mengeluarkan kemampuan mereka 100 persen,” tutur Yondang.

Di hari berikutnya, baik tim Putra maupun Putri akan menghadapi tim basket Universitas Airlangga mulai pukul 5 sore. Dan di hari terakhir, uji coba dilakukan secara internal saja. Seluruh latihan dan uji coba berlangsung di DBL Academy Pakuwon.

Untuk diketahui, tim Honda DBL Indonesia All-Star merupakan para pemain terbaik yang diseleksi dari pelaksanaan liga Honda DBL. Sebelum menjadi 12 putra dan 12 putri penghuni tim All-Star, mereka harus menyisihkan ratusan pemain pilihan dari 22 provinsi dalam ajang DBL Camp yang digelar pada Desember tahun 2018 lalu.

Selama di AS nanti, tim para bintang tersebut akan melakoni latihan level advance yang tidak main-main. Seperti latihan dan scrimmage game dengan para basketball skills trainer level NBA Jordan Lawley dan James Hunt, serta latihan di fasilitas training berkelas seperti Asics Training Center dan juga Mamba Sports Academy milik legenda basket dunia Kobe Bryant. (*)

Pride2 Lengkapi Line-up DBL x Ardiles Shoes (Setelah Sukses Merilis AZA6 dan AD1)
13 February 2019

JAKARTA-Menghancurkan barrier atau penghalang pertumbuhan basket di tanah air. Itulah tekad perusahaan basket terbesar, DBL Indonesia. Bersama Ardiles, produsen sepatu dalam negeri asal Surabaya. Mengawali tahun 2019, kolaborasi ini sukses merilis beragam pilihan DBL x Ardiles shoes. Sepatu basket berkualitas tinggi, keren, tapi dengan harga terjangkau. Sehingga makin banyak anak Indonesia bermain basket.

Bertempat di Event Space Go Work FX Sudirman Jakarta, DBL x Ardiles resmi merilis Pride2 Rabu (13/2). Sepatu generasi kedua seri Pride ini makin melengkapi line-up DBL x Ardiles. Setelah kolaborasi ini sukses merilis sepatu AZA6 pada Desember 2018. Dilanjutkan dengan diluncurkannya sepatu AD1, signature shoe pebasket profesional pertama di Indonesia pada 26 Januari 2019 kemarin.

Tiga sepatu hasil kolaborasi ini jadi bukti bahwa basket bisa dirambah seluruh kalangan. Hal itu sesuai dengan tujuan utama dari Azrul Ananda founder dan CEO DBL Indonesia yang menginginkan basket bisa diterima seluruh kalangan masyarakat di Indonesia. “Banyak anak-anak terutama di luar pulau seperti Aceh atau Papua yang tidak bisa bermain basket karena alasan sepatu. Saya sangat gembira melihat sepatu DBL dan Ardiles ini bisa membantu mereka mengejar impiannya,” pungkas Azrul.

Pride2 sendiri diposisikan berbeda dengan AZA6 maupun AD1. Hadir dengan tiga kombinasi warna; hitam/kuning, merah/hitam, dan hitam/hijau. Pride2 adalah sepatu basket berkualitas namun dengan harga sangat-sangat terjangkau. Tersedia dengan ukuran 39 hingga 47, sepatu ini dijual di kisaran Rp 300 ribu!

Pride2 diharapkan dapat mengancurkan penghalang para pebasket muda di penjuru tanah air untuk meraih kebanggaan atau pride. Dalam mengejar mimpi sebagai student athlete. Seperti yang telah dilakukan DBL Indonesia dalam mengembangkan basket di tanah air. Melalui Honda Developmental Basketball League (DBL). Kompetisi basket pelajar terbesar yang konsisten digelar sejak 2008. Hingga kini menjangkau 30 kota di 22 provinsi. Dari Aceh hingga Papua.

"Lewat Pride2, kami ingin terus mengembangkan barisan pilihan sepatu basket berkualitas dengan harga terjangkau. Kami ingin terus mendorong industri pendukung olahraga di Indonesia. Semoga kelak brand Indonesia bisa jadi raja di negeri sendiri," kata Azrul ”AZA” Ananda, founder dan CEO DBL Indonesia.

Azrul menambahkan, bahwa sepatu-sepatu DBL x Ardiles dikembangkan dengan portofolio yang berbeda-beda. Sepatu AZA6, misalnya. Dirilis paling duluan, pada Desember 2018. Adalah sepatu flagship, melanjutkan edisi sebelumnya, AZA5, yang dirilis akhir 2017. Membawa misi utama kolaborasi DBL x Ardiles untuk memudahkan orang atau anak membeli sepatu basket. Sepatu itu harganya sangat terjangkau, dan bisa multifungsi. Bukan hanya untuk basket, tapi juga bisa untuk sekolah dan bekerja.

Sedangkan sepatu AD1 adalah sepatu basket yang mengutamakan performa, khususnya untuk pemain dengan gerakan cepat. Kebanyakan pemain basket di Indonesia butuh sepatu seperti ini.

Nama “AD1” adalah akronim dari nama pebasket muda yang sedang melejit karirnya: Abraham Damar Grahita. Guard berusia 23 tahun milik klub Stapac Jakarta ini adalah bintang masa kini dan masa depan tim nasional basket Indonesia.

Abraham dipilih oleh DBL Indonesia dan Ardiles untuk mencatat sejarah besar ini. Pada musim 2017 lalu, dia menyabet predikat Most Improved Player IBL 2017. Pemuda asal Bangka Belitung itu juga ikut meraih gold medal pada SEABA Championship 2018. Mempersembahkan medali perak di SEA Games 2017 di Malaysia. Dia juga menjadi andalan di Asian Games 2018 lalu di Jakarta.

“Saya sangat berterima kasih kepada DBL dan Ardiles. Dengan sepatu AD1 saya berharap bisa menginspirasi anak-anak di seluruh Indonesia. Karena saya ini just kid from bangka yang ternyata bisa menjadi pemain basket pertama yang memiliki signature shoe di Indonesia,” ujar Abraham.

DBL Indonesia dan Ardiles sudah mengembangkan AD1 selama 1,5 tahun. Bahkan, Abraham Damar sudah menjalani proses scan dan cetak kaki untuk membantu risetnya. Sudah seperti pemain-pemain basket pemilik signature shoe kelas dunia!

”Visi dan misi kami (DBL Indonesia dan Ardiles, Red) sama. Yaitu, ikut mengemangkan basket Indonesia. Ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk show off, bahwa produk lokal juga tak kalah dengan brand luar,” ujar Kim Pan Seung, Direktur A1 Ardiles.

Sementara itu, Abraham mengaku sangat shock dan bahagia ketika ditunjukkan sepatu AD1 untuk kali pertama. “Saya diundang ke Surabaya, tapi tidak diberi tahu untuk apa. Ketika melihat sepatu itu, saya langsung tidak bisa berkata apa-apa. Bangga, bahagia, terharu,” ungkapnya. 

Sepatu Abraham Damar (AD1) ini tersedia dalam tiga kombinasi warna. Hitam-merah, sesuai dengan warna khas timnya, Stapac Jakarta. Lalu merah-putih, untuk dia pakai saat membela Timnas Basket Indonesia. Serta ada warna biru-oranye muda, warna khas DBL Academy.

Untuk harga, sepatu ini tetap dijual dengan harga sangat terjangkau, di kisaran Rp 400 ribu. Dan, tersedia dengan ukuran 34 hingga 47. Jadi, para orang tua sekarang tidak lagi pusing membelikan sepatu basket buat anaknya. Seluruh pilihan sepatu DBL x Ardiles itu dapat dibeli di pelosok kota di tanah air. Termasuk dibeli secara online melalui www.dbl-store.com.  (*)

Skuad Putri Raih Kemenangan di Laga Uji Coba
8 January 2019

SURABAYA - Keseruan tak hanya tersaji pada scrimmage game tim putra. Tim putri pun menyajikan pertandingan yang sengit ketika melawan tim basket Whatsapp Surabaya. Mereka berhasil menang dengan skor 43-33.

Defense Apik Tim Putra Sulit Ditembus Lawan
8 January 2019

SURABAYA – Scrimmage Game menjadi agenda penutup serangkaian acara training camp pertama Honda DBL Indonesia All-Star 2018. Dalam laga uji coba yang diselenggarakan di DBL Academy Pakuwon Mall Surabaya, tim putra menghadapi BBM Vikings Warriors Surabaya yang merupakan tim divisi. Sedangkan tim putri berhadapan dengan tim divisi Whatsapp Surabaya.

Inilah Tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018
5 January 2019

Setelah lima hari penyelenggaraan Honda DBL Camp 2018, terpilihlah 12 student-athlete putra dan putri terbaik dari seluruh Indonesia. Mereka resmi menyandang gelar terkeren dalam jagad perbasketan pelajar tanah air, Honda DBL Indonesia All-Star 2018. Melalui proses persaingan dan pemilihan yang sangat ketat, para Honda DBL Indonesia All-Star 2018 nantinya akan menimba ilmu di Los Angeles, Amerika Serikat Februari 2019 mendatang. Inilah daftar nama tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018:

300 pasang AZA 6 Sold Out Kurang dari 11 Jam
18 December 2018

AZA 6 mendapat respons luar biasa. Sejak kali pertama diperkenalkan kepada publik, Sabtu (15/12) lalu. Seakan sudah tak sabar menunggu, kesempatan pre order secara online tak disia-siakan. Kurang dari 11 jam, sebanyak 300 pasang pertama AZA 6 langsung ludes terjual.

The Journey of AZA Shoes
13 December 2018

Tak terasa, sejak 2009 hingga 2017 sudah ada lima DBL Shoes yang diproduksi masal dan kelimanya sangat diterima masyarakat.

Mimpi Sepatu AZA
9 December 2018

Orang tua saya selalu mengingatkan ini: Kalau mengerjakan sesuatu, jangan terlalu dipikirkan. Yang penting terus kerja keras, nanti hasil dan yang diinginkan akan datang dengan sendirinya.

Junior DBL Kolaborasi Internasional di Akhir 2019
8 December 2018

Surabaya – Konsisten digelar sejak 2005, JRBL (Junior Basketball League) akan naik level pada 2019 nanti. Kompetisi basket pelajar tingkat SMP ini bakal mengusung konsep baru.

Measurement Test Jadi Materi Pembuka
26 November 2018

Materi Fundamental Jadi Fokus Honda DBL Camp 2018
26 November 2018

Gelaran Honda DBL Camp 2018 tinggal hitungan hari lagi. Camp yang dilakukan di Surabaya ini diikuti oleh 244 student athlete dan 53 coach terbaik dari seluruh Indonesia. Nantinya para campers akan mendapat materi yang akan memperkuat fundamental mereka.

Lima Pelatih Basket Top Australia Latih ‘Student-Athlete’ Terbaik Indonesia
25 November 2018

Gelaran Honda Developmental Basketball League (DBL) 2018 memasuki tahapan puncak. Mulai 28 November hingga 1 Desember mendatang, pemain dan pelatih terbaik dari 30 kota 22 provinsi berkumpul di Surabaya untuk bersaing dalam Honda DBL Camp 2018. Inilah camp basket pelajar terbesar tanah air, sebagai seleksi tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018.

SDC RATU DANCE UBS BUMI GORA
23 November 2018

MATARAM-Tim Smala Dance Crew (SDC) berhasil mempertahankan gelar di UBS Gold Dance Competition 2018, kemarin (22/11). 

BUMI GORA LUAR BIASA
23 November 2018

MATARAM - ENAM hari pelaksanaan Honda DBL West Nusa Tenggara Series 2018 memberikan kesan positif bagi Bumi Gora. Sebanyak 24 tim putra dan putri telah menunjukkan pertandingan yang kompetitif.